Produk Indonesia

Minggu, 06 Januari 2013

Sinopsis lanjutan


Musim ke-2

Majisuka Gakuen 2 berlatar belakang keadaan Perguruan Majisuka pada tahun ajaran baru setelah Yūko Ōshima dkk lulus dan kuasa atas geng Rappappa diserahkan kepada MaedaTeam Hormone masuk ke geng Rappappa dan Empat Ratu Langit Baru telah terpilih. Maeda menyerahkan hak kepemimpinannya kepada murid baru dari KyotoOtabe, yang telah dikenalnya jauh sebelum bersekolah di Majisuka, sementara ia sendiri tidak masuk sekolah untuk beberapa hari demi menyelesaikan suatu urusan. Nezumi dan Jurina Matsui (alias Center) merencanakan aksikudeta terhadap Rappappa. Mereka menggabungkan para geng di Majisuka yang tidak puas dengan geng Rappappa yang baru sejak dipimpin oleh Otabe dan Maeda. Aliansi tersebut dinamaiAliansi Huruf Tsu. Sementara di Majisuka terjadi suatu revolusi, di Yabakune—sekolah rival Majisuka yang telah melakukan gencatan senjata—juga terjadi hal yang sama. Janken yang baru saja menjadi pemimpin baru geng Yabakune dilengserkan oleh Perkumpulan Kaki Telanjang (Habu) yang dipimpin oleh Shibuya, mantan Empat Ratu Langit Rappappa. Ia menyatakan perang kepada Majisuka dengan mengintimidasi para murid Majisuka yang berkeliaran di jalan. Yūka dan Yūki, saudara kembar Yūko Oshima, datang ke Majisuka untuk mencari Maeda demi menyampaikan pesan rahasia Yūko sebelum meninggal. Mereka juga memperingati seluruh murid Majisuka untuk mempersiapkan diri menghadapi Yabakune dan mengesampingkan masalah internal untuk sementara.
Di saat terjadi konflik antara Majisuka dengan Yabakune, Maeda sering tidak masuk sekolah dan tidak mengetahui konflik yang sedang terjadi, bahkan tidak mengetahui kehadiran saudara kembar Yūko. Ia tidak masuk sekolah berhari-hari karena sibuk menghajar para penjahat dan pengikut yakuza di wilayahnya. Ia melakukannya demi mendapatkan jawaban atas pesan Yūko sebelum meninggal. Yūka dan Yūki pergi mencari Maeda, sementara Rappappa dan Aliansi Huruf Tsu memikirkan cara untuk mengatasi Yabakune. Otabe, yang dipercaya oleh Atsuko untuk memimpin Rappappa, menyarankan agar Empat Ratu Langit tidak membalas serangan terlalu cepat—ia menunggu saat yang tepat. Maeda yang tidak diketahui keberadaannya membuat Shibuya bersiasat untuk menghancurkan para petinggi Rappappa terlebih dahulu. Satu per satu Empat Ratu Langit Baru Rappappa dikalahkan oleh Yabakune, sementara Nezumi, yang memprovokasi agar kedua pihak saling menyerang, berencana untuk menyingkirkan Center. Pengkhianatan itu diketahui oleh para murid Majisuka sehingga Aliansi Huruf Tsu pecah, sedangkan Center masih setia kepadanya meskipun sudah mengetahui pengkhianatan Nezumi. Sementara itu, bertambahnya korban karena aksi kekerasan yang dilakukan Maeda telah menarik perhatian polisi sehingga ia menjadi buronan. Sebelum para polisi berhasil menemukan Maeda, Yūka dan Yūki terlebih dahulu menemukannya dan menyampaikan pesan Yūko yang belum tersampaikan kepadanya. Tetapi Maeda belum memahami maksud Yuko. Ia memutuskan untuk kembali ke Majisuka.
Setelah kembali ke sekolahnya, Maeda disambut oleh Otabe. Maeda berkata bahwa ia telah menyadari bahwa sedang ada perang antara Majisuka dengan Yabakune dan kehadirannya dinantikan oleh Shibuya. Maeda segera pergi menemui Shibuya di Yabakune untuk mencegah perkelahian besar yang akan terjadi antar kedua sekolah, namun di saat yang sama polisi datang ke Yabakune untuk menyelidiki jejak Maeda. Maeda berhasil kabur karena bantuan Shibuya. Karena duel antara Maeda dan Shibuya tertunda, maka perkelahian antara murid Majisuka dan Yabakune tak terelakkan. Pada waktu dan tempat yang telah ditentukan, para yankee Majisuka dan Yabakune melakukan perkelahian besar-besaran. Para polisi mengamankan wilayah namun tidak menginterupsi perkelahian karena mereka hanya menantikan Maeda. Setelah Maeda datang, perkelahian berhenti. Maeda tidak bertarung dengan Shibuya, melainkan menyampaikan alasan kenapa ia menghilang selama beberapa hari dari sekolahnya, termasuk pesan Yūko sebelum meninggal dunia. Setelah menyampaikan itu semua, ia menyerahkan diri ke polisi, sementara Shibuya berdamai dan menyaksikan kepergian Maeda setelah memahami apa yang telah disampaikan oleh Maeda.

[sunting]Musim ke-3

Haruka Shimazaki dari Tim 4 AKB48 tampil sebagai pemeran utama menggantikan Atsuko Maeda. Majisuka Gakuen 3 mengambil latar waktu pada tahun 20XX, tempatnya di penjara swasta khusus anak perempuan. Penjara itu bernama Prison Hope alias Majisuka Prison, tempat narapidana menjalani masa hukuman tidak terbatas.[2] Gadis-gadis berandal yang terbuang dari keluarga, masyarakat, dan sekolah dikelompokkan menurut tim dan dikurung di penjara. Meskipun mereka berusaha memperbaiki diri, namun setiap hari terjadi pertarungan antara kuat melawan lemah, mencari pemimpin geng baru.

[sunting]Pemeran

Prison Hope
Tim Habu
Tim Mongoose


Tidak ada komentar:

Posting Komentar