Produk Indonesia

Sabtu, 22 Maret 2014

Aksi Aneh Caleg Menarik Simpati 2014

Aksi Caleg yang sedikit menggelikan hanya untuk menarik simpati dari rakyat untuk memilih dirinya .
Berikut adalah beberapa aksi yang kocak dari caleg . .




1. Sukirno si Caleg Badut


  Jika kebanyakan calon legislatif (Caleg) berasal dari latar belakang musisi, pengusaha, pengacara atau pun akademisi, lain halnya dengan satu orang ini. Sukirno (52), warga Jalan Munginsidi Gg 1, Desa Sukorejo, Kabupaten Bojonegoro mempunyai pekerjaan sebagai penghibur anak-anak.

Caleg dari Partai Demokrat (PD) ini sehari-hari menjadi badut sebagai mata pencahariannya. Ia nekat terjun ke dunia politik secara tidak sengaja.

"Saat itu pas manggung di acara Demokrat. Terus ditawari maju caleg. Ya saya terima saja," kata Sukirno seperti dilansir detik.com.

Saat ini Sukirno yang juga mantan seorang guru itu maju sebagai Caleg PD nomor urut 8 dapil 1 untuk kecamatan Kapas, Dander, Trucuk dan Bojonegoro. Maju sebagai caleg DPRD Kabupaten Bojonegoro, diakuinya hanya bermodal nekat. Karena dengan penghasilannya yang tidak tentu, dia mengaku tidak bisa membuat baliho pencalonannya seperti caleg-caleg lainnya.


2. Bergaya bak Super Hero


Ada-ada saja cara calon anggota legislatif 2014 mempromosikan diri. Di Belitung Timur, Bangka Belitung, seorang caleg Partai Demokrat, Radianta Alfiditri, berlagak bak super hero, Captain America.

Di baliho-baliho yang dipasang di Kecamatan Manggar dan Simpang Renggiang, foto caleg DPRD Kabupaten Belitung Timur Dapil I itu, dimodifikasi seperti memakai kostum Captain America. Foto itu pun tersebar dari ponsel ke ponsel dan media sosial.

Dalam foto tersebut, tampak bagian dada Radianta diedit sehingga terlihat tegap. Di samping foto caleg nomor dua itu juga terlihat gambar perisai, senjata Captain America. Bedanya, jika perisai Captain America berlambang bintang lima, perisai Radianta berlogo bintang mercy, lambang Partai Demokrat.

Ada juga baliho besar dengan gambar seorang caleg mengenakan pakaian ala Superman yang terdapat di Gianyar, Bali. Si caleg terlihat bergaya layaknya tokoh jagoan yang terkenal dengan logo S di dadanya. Jika di dada Superman tertulis inisial namanya yakni S, Superman ala caleg bernama Nyoman Parta tertulis huruf P.


3. Ngaku Jomblo

Atribut salah seorang calon anggota legislatif dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), untuk DPRD Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menarik perhatian publik di ibu kota provinsi tersebut. Pasalnya caleg Hanura atas nama Fikry Thoyeb itu, bikin sensasi pada atribut yang terpampang di tepi Jalan Masjid Jamik Banjarmasin.

Sensasi caleg Hanura dengan nomor urut tujuh daerah pemilihan Banjarmasin Utara itu, pada atributnya terdapat tulisan Abah kadada, mama kadada, bini kadada dan anak kadada (ayah, ibu, istri dan anak tidak ada).

Kemudian bertuliskan, Status jomblo seumur hidup dan "tolong daku agar kada (tidak) masuk rumah sakit jiwa". Selain itu, gambar yang bersangkutan pakai topi seperti panci.

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Hanura Kalsel Mulyadi ketika dimintai komentar, berpendapat, sensasi tersebut setidaknya dapat dilihat dari dua sisi, yaitu sebagai pengakuan yang jujur diri yang bersangkutan.

Di sisi lain, bisa sebagai ekspresi dari bentuk protes atas keadaan perpolitikan di tanah air belakangan ini, terutama dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2014 di Kalsel. Beberapa warga masyarakat lainnya berpendapat, caleg Hanura untuk DPRD Kota Banjarmasin itu tergolong kreatif, karena melakukan sesuatu yang lain dari kebiasaan caleg pada umumnya.


4. Kampanye Lewat Komik

Bila pada umumnya calon anggota legislatif (caleg) menggunakan selebaran untuk media kampanye, berbeda dengan Asriati Nadjamuddin. Caleg DPR Dapil Gorontalo ini menggunakan komik untuk mensosialisasikan dirinya kepada masyakat.

Sejak pagi, Asriati Nadjamuddin yang tinggal di kelurahan Liluwo, Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo ini, sudah disibukkan dengan membuat desain karikatur tokoh yang akan dimasukan dalam cerita dalam komik fiksi tersebut.

Komik yang akan digunakan sebagai kampanye tersebut, dikemas dalam berbagai cerita. Mulai dari bagaimana cara memilih caleg yang baik, hingga penolakan money politics (politik uang) dalam kampanye caleg. Dalam semua cerita di komik tersebut juga terdapat informasi pencalonan Asriati Nadjamuddin sebagai caleg.

Asriati mengaku ide pembuatan dan penggunaan komik sebagai media kampanye berawal pada saat dirinya tengah berkonsultasi dengan beberapa rekannya tentang cara kampanye. Tiba-tiba salah seorang rekannya memberikan saran tentang pembuatan komik fiksi, mulai saat itulah ia membuat komik untuk bersosialisasi.

"Awalnya sih saya konsultasi sama beberapa teman saya, tiba-tiba munculah ide pembuatan komik untuk kampanye. Awalnya saya pikir unik, ternyata bagus juga," ungkap Asriati seperti dilansir liputan6.com. Asriati juga mengaku, tujuannya menggunakan komik sebagai media kampanye adalah untuk membantu calon pemilihnya agar tetap ingat dengan apa yang ia sampaikan pada saat kampanye.


5. Bagikan 10 Ribu Bra

Banyak cara bisa digunakan caleg DPR RI untuk meraup suara dalam kampanye. Caleg seksi asal Partai Persatuan dan Kesatuan (PKPI) Indri Yuli Hartati, punya cara unik. Ia berkampanye dengan membagikan bra untuk kaum Hawa.

Caleg yang maju dari Dapil Jateng X itu mengatakan sejak ditetapkan sebagai caleg DPR RI oleh KPU, ia mulai aktif berkampanye dengan membagikan bra. Ia mengatakan ide tersebut muncul atas permintaan masyarakat.

"Saya silaturahim ke pengajian bawa kerudung. Nah, karena saya habis belanja dari Matahari Pekalongan, mbak bawa apa itu di mobil, besok-besok bawa ini dong (bra-red). Saya lebih suka dikasih ini," ujar Indri menirukan ucapan warga di Dapil.

Sejak saat itulah tiap turun ke dapil ia lebih sering membagikan bra untuk kampanye. Menurutnya, dengan membagikan bra masyarakat lebih ingat dengan sosoknya sebagai caleg.

"Pernah juga saya bawain kerudung, ternyata mereka lebih tertarik bra. Ya memang tabu tapi yang tabu kan hanya laki-laki," ujarnya.

"Kalau dihitung sudah lebih dari 10 ribu (bra dibagikan) mas. Kalau efektivit


Nah Anda lebih pintar untuk memilih pemimpin anda sendiri, karena pilihan anda yang akan membawa kemajuan untuk daerah anda .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar